Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

17 Alat Pertanian Tradisional & Modern Beserta Fungsinya

Alat Pertanian Tradisional

Alat Pertanian Tradisional adalah benda yang digunakan untuk membantu proses pertanian yang sifatnya masih manual tradisional. Sampai saat ini masih ada alat tradisional yang digunakan oleh para petani untuk mengolah tanah, babat rumput, memanen dan lain sebagainya. Sehingga dengan menggunakan alat tradisional dapat menghemat biaya memang sedikit menghabiskan tenaga tetapi keuntungan yang di dapat lebih maksimal tidak mengeluarkan banyak biaya produksi.

1. Cangkul atau Pacul
Cangkul atau pacul digunakan dalam proses pengolahan tanah lahan pertanian. berfungsi untuk menggali atau meratakan tanah. Sampai saat ini Cangkul masih digunakan untuk berkebun ataupun menggarap sawah. Terutama diladang kering alat ini sangat penting untuk membantu proses pengolahan tanah. Cangkul terbuat dari baja sehingga kuat dan berkualitas. 

https://bapaketama.blogspot.com/

Cangkul terdiri dari Dhoran, Tandhing, Bawak, dan Langkir. Dhoran adalah nama dari garan pada cangkul umumnya terbuat dari kayu. Tandhing, Bawak dan Langkir terdapat pada satu bagian yang terbuat dari besi baja hanya saja setiap bentuk bagianya diberi nama yang beda lihat digambar lebih jelasnya.

2. Kampak Pipa
Kampak Pipa adalah alat yang bisa dipakai untuk memilah kayu. Kampak tipe ini memiliki kegunaan yang sama seperti tipe kampak pada umumnya. Perbedaan yang mencolok dari Kampak Pipa dengan Kampak Umum adalah pada garan yang dipakai.

https://htn-alatpertanian.blogspot.com/

Inti kampak tersambung langsung dengan pipa garan. Pipa yang dipakai sebagai garan yang menjadikan nama dari kampak pipa itu sendiri. Kampak pipa dan garan terbuat dari orisinil besi baja. Sehingga mutu dari kampak ini tentunya terjamin.

3. Sabit Padi
Pak Tani umumnya menggunakan Sabit Padi untuk memanen hasil padi yang ditanam. Sabit Padi alat yang penting ketika proses pemanenan padi yang siap dipanen. Sangat bermanfaat selain ringan dan mudah digunakan. Bagian dari pegangannya disebut garan untuk memudahkan pengguna dari Sabit Padi itu sendiri mempercepat pemanenan padi. 

https://htn-alatpertanian.blogspot.com/

4. Ani-ani
Ani-ani atau ketam merupakan alat tradisional pertanian yang digunakan petani untuk proses pemanenan padi. Menggunakan ani-ani tangkai bulir padi dipotong satu per satu, sehingga membutuhan waktu yang sedikit lebih lama dalam proses pengerjaannya. 

http://serbabuhun.blogspot.com/

Ada keuntungan sendiri dalam proses pemanenan dengan ani-ani berbeda dengan memanen padi dengan clurit atau arit. Menggunakan ani-ani bulir yang belum masak dapat utuh tidak ikut di terpotong karena tidak semua batang terpotong.

5. Parang
Parang dalam pertanian berfungsi untuk digunakan sebagai alat membabat rumput yang ada di pematang sawah ataupun diperkebunan sebagai alat tebas selak belukar. Alat ini sangat membantu para petani dalam proses bertani. Tanpa pernak pernik ringan dan mudah dibawa bentuknya relatif sederhana.

https://id.wikipedia.org/

6. Osrok/ Gasruk
Proses mencabuti rumput-rumput liar disebut matun dalam bahasa jawa, pada umumnya para petani menggunakan alat yang dinamakan Osrok/Gasruk. Cukup unik hampir serupa dengan bentuk setrika mempunyai gigi- gigi yang berfungsi untuk mencabut rumput-rumput liar disawah. Terbuat dari lempengan drum bekas di pande dengan sedemikian rupa sehingga jadilah Osrok/ Gasruk.

https://htn-alatpertanian.blogspot.com/

7. Garu
Garu merupakan alat untuk membajak ladang atau sawah yang terbuat dari kayu. Jenis kayu yang digunakan antara lain kayu jati, sono keling/angsana, laban, dan jenis kayu keras lainnya. Garu terdiri dari dua bagian pembajak dan penarik. 40cm dan lebar 30cm untuk ukuran bagian pembajak. 

https://rendyardiwinata.blogspot.com/

Bentuk garu dibuat melengkung ujung pangkal tipis/ pipih sedangkan untuk pangkalnya sendiri dibuat lebih tebal. 150-200cm untuk ukuran panjang penarik garu yang terbuat dari balok kayu.Alat tradisional pertanian pada garu memanfaatkan tenaga hewan kerbau, sapi, dan kuda. Ladang dan sawah berlumpur 
memanfaatkan kerbau dan sapi, untuk kuda sendiri dimanfaatkan dilahan yang kering. Hewan tersebut digunakan untuk menarik pegangan/garan garu didampingi kontrol oleh manusia dan juga tenaga manusia untuk menekan garu.

8. Penggaris Sawah
Penggaris sawah merupakan alat tradisional pertanian berfungsi untuk memberi batas/ jarak diantara tanaman padi membentuk kotak persegi empat. Memudahkan petani dalam proses menanam benih padi tepat disetiap sudut hasil garisan. Jarak tanam yang terbentuk dari penggaris tersebut umumnya antara 22-25cm. Penggaris ini hanya dapat digunakan pada sawah yang disurutkan airnya.

http://bengkulu.litbang.pertanian.go.id/

9. Penancap atau Penanam Benih
Alat ini pada umumnya terbuat dari kayu dengan ujung dibentuk meruncing. Menanam benih jadi lebih mudah dengan di sentakan ditanah dan sedikit putaran tangan dapat membuat lubang untuk menaruh benih. Meskipun hanya pakai alat manual ini proses menanam benih sangat terbantu dari pada tidak pakai alat sama sekali.

korem011-tniad.mil.id

10. Gerejeg atau Gebotan
Gerejeg atau Gebotan digunakan untuk merontokan bulir padi dengan mengayunkan padi yang masih menyatu dengan batangnya ke meja/rak peluruh bulir padi. Cara ini mungkin sudah jarang ditemukan karena membutuhkan waktu lama, tenaga lumayan besar, hasil yang didapat juga menjadi berkurang karena tidak semua padi bisa rontok.

https://www.kemilaudesa.com/

Alat Pertanian Modern

Seiring dengan perkembangan teknologi pada jaman sekarang ini begitu juga sangat berpengaruh dalam perkembangan teknologi pertanian. Banyak ditemukan alat-alat modern dari yang kecil sampai yang besar untuk menunjang kesuksesan pertanian. Peralatan pertanian modern mulai dari alat untuk mengolah tanah, menanam benih, pemupukan, sampai proses pemanenan diera ini sudah sangat berkembang pesat. 

1. Rotavator 
Rotavator mengolah tanah cara kerja mengolah tanah dalam dua langkah pengolahan. Berfungsi untuk mencacah dan membolak-balikan tanah serta memusnahkan tanaman liar dan menghasilkan lahan siap untuk proses penanaman.

http://www.kongskilde.com/

2. Traktor
Traktok adalah mesin utama berfungsi untuk membantu proses menarik atau mendorong alat pengolahan tanah. Mesin ini banyak jenisnya mulai dari traktor kecil sampai dengan traktor yang besar. Bahan bakar yang digunakan solar atau bensin. Alat ini tidak bekerja dengan baik tanpa komponen-komponen lain yang mendukung.

https://www.yanmar.com/

https://8villages.com/

  • Bajak Singal Satu Arah 
Bajak Jenis ini digunakan untuk pengolahan tanah cara kerjanya untuk melempar dan membalik tanah hanya satu arah. Umumnya lemparan atau balikan pada tanah dilakukan kearah kanan.

  • Bajak Singkal Dua Arah
Bajak jenis ini dalam proses pengolahan tanah cara kerjanya sama dengan bajak singkal satu arah melempar dan membalik tanah. Hasil lemparan atau balikan dapat diatur ke arah kiri dan kanan. Umumnya mempunyai beberapa keunggulan menghasilkan tanah yang seragam untuk petak tanah yang di proses menggunakan bajak singkal dua arah tersebut.

  • Bajak Piringan
Bajak piringan berfungsi untuk mencacah tanah agar lebih sempurna dalam proses pengolahan tanah.

  • Gelebek (Puddler)
Proses pengolahan tanah banyak jenis alat yang digunkan untuk alat jenis ini berfungsi untuk menghancurkan bongkahan tanah yang menggumpal.

  • Bajak Rotary 
Bajak ini terdiri dari pisau-pisau yang dipasang pada suatu poros yang berputar digunakan untuk mengolah tanah mencacah bongkahan tanah menjadi ukuran yang lebih kecil.

  • Bajak Subsoil 
Bajak Subsoil dapat mengolah tanah memecah tanah lahan pertanian sampai membentuk parit siap menjadi saluran air.
  • Garu (Leveler)
Garu berfungsi untuk mertakan tanah yang sudah gembur sebagai proses akhir mengolah lahan pertanian.

3. Mesin irigasi Pertanian
Pengairan pada tanaman sudah menjadi kebutuhan utama. Mesin irigasi memudahkan petani dalam proses memenuhi kebutuhan air pada tanaman. Menggunakan alat modern menghemat waktu dan tenaga proses dalam bertani lebih efisien.

https://indonesian.alibaba.com/

4. Mesin Penanam Padi 
Jaman serba canggih ini petani dimudahkan dalam proses bertani disawah. Mesin Penanaman Padi berfungsi untuk menanam padi mempercepat proses penanaman padi dan lahan pertanian nampak lebih rapi.

https://pelitadesa.com/

5. Mesin Pemanen Padi 
Mesin Pemanen Padi memudahkan petani dalam proses pemanenan dengan lebih cepat panen berlimpah memanen sekaligus merontokan padi di lahan sawah dan lebih efisien.

https://www.yanmar.com/

6. Mesin Pemupukan dan Pengendalian Hama
Kecanggihan teknologi pertanian pemupukan dan pengendalian hama memudahkan petani dalam proses perawatan pertanian sehingga hasil panen lebih maksimal.

http://mekanisasi.litbang.pertanian.go.id/

7. Kultivator
Kultivator merupakan alat pertania modern berfungsi untuk pengolahan tanah sekunder. Pengolahan tanah sekunder adalah proses mengaduk dan menghancurkan gumpalan tanah penghilang tumbuhan yang tidak dikehendaki atau yang disebut dengan gulma. Cara kerja Kultivator ditarik traktor sebagai penggerak dengan bentuk kultivator menggunakan gigi yang sedikit menancap kedalam tanah.

https://id.wikipedia.org/

Demikian lebih kurangnya seperti yang sudah dijelaskan mengenai alat pertaian tradisional dan modern. Perkembangan teknologi semakin canggih membuat proses pertanian lebih efektif dan efisien menghasilakan panen melimpah dan berkualitas. Kita Sama-sama belajar baca referensi lain untuk menambah pengetahuan Kita bersama. Terimakasih...

Posting Komentar untuk "17 Alat Pertanian Tradisional & Modern Beserta Fungsinya"